Usaha Jualan Mainan Anak Meretas Jalan Graduasi Mandiri

Usaha Jualan Mainan Anak Meretas Jalan Graduasi Mandiri


www.pkhkotabatu.com. Usaha mandiri jualan snack dan mainan anak mengantarkan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu menyatakan graduasi mandiri.


Graduasi mandiri desa Pesanggrahan

Graduasi mandiri 

Kunjungan rumah dan graduasi mandiri



Graduasi mandiri atau mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kota Batu karena berbekal usaha mandiri yang ditekuni mampu mendorong perubahan ekonomi menjadi lebih mandiri dan baik.

Pendamping sosial Kecamatan Batu Nana sapaan salah satu sumber daya manusia Program Keluarga Harapan Kota Batu melakukan kunjungan rumah ke dampingannya yang menyatakan graduasi sebelumnya telah diassestment oleh pendamping sosial.

Keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu bertempat tinggal di Pesanggarahan Kecamatan Batu Kota Batu.

Semoga menginspirasi keluarga penerima manfaat lainnya untuk mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan apabila telah mengalami perubahan ekonomi, atau secara kemandirian telah mampu dan dengan demikian diharapkan bantuan sosial non tunai bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat yang lebih membutuhkan untuk mengurangi beban pengeluaran kebutuhan hidup (mfdc).

Kembali Tambah Graduasi Mandiri

www.pkhkotabatu.com.Dua graduasi mandiri kembali menginspirasi keluarga penerima Program Keluarga Harapan Kota Batu lain.


Pendamping sosial Kecamatan Batu sekaligus koordinator Kecamatan Batu Nana sapaan sumber daya manusia Program Keluarga Harapan Kota Batu.


Selasa, 28 Juli 2020 berlokasi di desa Pesanggrahan Kecamatan Batu Sri Utami dan Sarminten mengundurkan diri atau keluar dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kota Batu.



Pendamping sosial Kecamatan Batu Program Keluarga Harapan bersama keluarga penerima manfaat yang graduasi mandiri



Graduasi mandiri


Usaha jualan sosis, jajanan anak-anak, tempura menggerakkan ekonomi Sri Utami  tumbuh lebih baik sehingga membuat sikap mengundurkan diri secara mandiri.


Bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan selama ini telah membantu mengurangi beban pengeluaran hidup rumah tangganya.


Semoga keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan lainnya bisa terinspirasi dari Sri Utami dan Sarminten yang menyatakan graduasi mandiri (mfdc).

Kunjungan Rumah dan Graduasi Program Keluarga Harapan Kota Batu

Kunjungan Rumah dan Graduasi Program Keluarga Harapan Kota Batu

 

www.pkhkotabatu.com. Kunjungan rumah kesempatan hari ini Selasa, 28 Juli 2020 dilakukan pendamping sosial Kecamatan Bumiaji bersama pendamping sosial tugas khusus (peksos supervisor) Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Salah satu tujuan kunjungan rumah ialah menindaklanjuti informasi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu yang menyatakan keluar dari kepesertaan atau mengundurkan diri/graduasi.





Julaikah merupakan potret keluarga penerima manfaat yang mengundurkan diri di masa pandemi covid 19 karena usaha bakso yang ditekuni selama ini telah mengantarkan perubahan ekonomi lebih baik.

Lokasinya berada di desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji RT.05 RW.02 Kota Batu.

Selama musim pandemi tidak mengurangi antusias pelanggan untuk berkunjung di lokasi usaha bakso Julaikah/Bakso Makyan. Baksonya cukup khas dengan bahan utamanya berbahan daging sapi.

Julaikah mengundurkan diri dari kepesertaan karena sudah mampu dan mandiri, selama mendapatkan Program Keluarga Harapan telah membantu mengurangi beban pengeluaran kebutuhan hidup ibu dengan dua anak tersebut.

Semoga dengan mengundurkan diri/graduasi mandiri dengan usaha yang ditekuni sekarang ini bisa memotivasi keluarga penerima manfaat laiinya yang telah mandiri dan mampu untuk mengundurkan diri, agar bantuan sosial non tunai tersebut dapat termanfaatkan untuk masyarakat yang lebih membutuhkan.

Belum lengkap berkunjung ke Gunungsari Kecamatan Batu RT. 05 RW.02 dengan membeli bakso Makyan. Salam Program Keluarga Harapan, Kemensos hadir


Tiga Graduasi PKH Kota Batu

Tiga keluarga penerima manfaat mengundurkan diri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Pendamping sosial Kecamatan Junrejo Indra Yuniarti mendapati salah satu dampingannya mengundurkan diri atau keluar Program Keluarga Harapan Kota Batu karena sudah mampu.


Selama ini bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan digunakan untuk membantu mengurangi pengeluaran kebutuhan sekolah anaknya, cukup bermanfaat pungkas Lilik Astutik kohort 2016.
Sementara itu, dari desa Pesanggrahan ada dua keluarga penerima manfaat menyampaikan graduasi mampu secara mandiri kepada pendamping sosial Kecamatan Batu Nurjanah.

Keduanya merasakan manfaat dari bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan dan merasa sekarang kehidupannya sudah merasa lebih baik secara ekonomi.




Siti Mufidah dan Astri Widayanti  potret sekilas dampingan Nurjanah yang menginspirasi keluarga penerima manfaat lainnya untuk mengundurkan diri apabila ada perubahan ekonomi, karena seyogyanya mampu dan mandiri bisa terjadi pada siapapun yang berusaha keras untuk mandiri dan mengubah ekonomi keluarga lebih baik (mfdc).

Berkat Usaha Pot Bahan Sabut Kelapa, Pilih Graduasi Mandiri

www.pkhkotabatu.com. Jum'at 24 Juli 2020, Liani keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu desa Sumberejo Kecamatan Batu mantap graduasi (keluar/pengunduran diri) mandiri sejahtera.

Sekarang sedang berjuang membangun usaha membuat pot dari sabut kelapa, tidak jarang mengalami jatuh bangun dalam menjalankan usaha namun tak pernah mematahkan semangatnya merintis sebuah usaha, begitulah wawancara singkat bersama pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kecamatan Batu Eka begitu nama sapaannya.






Sukses semangat Liani semoga usahanya lancar dan semakin berkembang semoga menginspirasi KPM lainnya.

Niat Graduasi Mandiri

www.pkhkotabatu.com. Sekecil apapun rezeki dan potensi yang dimiliki asal ada tekat yang kuat untuk mandiri, insya Allah akan memberkahi niat tersebut.


Ibu Sukartini Adalah KPM PKH kohort 2019 Yang sudah mendapat PKH selama 1 tahun. Hidupnya tidak dalam kemewahan, namun selalu merasa cukup. 

Graduasi mandiri. Pendamping sosial PKH Kota Batu Delfi (kiri)

Hari ini Kamis 23 Juli 2020 membahagiakan sekali karena beliau rela mengundurkan diri dari kepesertaan PKH kota Batu Jawa Timur karena merasa masih banyak yang memerlukan dibandingkan dirinya. 


Pendamping sosial PKH Kota Batu Jawa Timur Delfia. Semoga menghasilkan lebih banyak lagi KPM graduasi mandiri.

Pekan ini, Yakin Graduasi Mandiri

Pekan ini, Yakin Graduasi Mandiri

www.pkhkotabatu.com. Perjalanan menuju salah satu potret keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu pekan ini menginspirasi kisahnya.

Keluarga penerima manfaat ini tinggal di Serok Kecamatan Batu tidak jauh dari lokasi pengemar panjat gunung Panderman.

Setelah beberapa tahun sebagai keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan tepatnya 2016, membuat ibu dengan satu putra yang masih sekolah memiliki kemauan dan tekad kuat untuk menekuni usaha. 

Berawal dari usaha yang ditekuni, mendorong ibu tersebut siap mengundurkan didi karena di sekitarnya masih ada yang lebih layak/membutuhkan.

Sementara kemandirian usaha mengantarkan perubahan ekonomi keluarga dan mengajak keluarga penerima manfaat lainnya bergegas graduasi secara mandiri karena masyarakat lain yang lebih membutuhkan pasti akan merasakan manfaatnya (mfdc).

Mengundurkan diri secara mandiri dari Keluarga Penerim Manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu (tengah)





Kategori

Kategori