Pelatihan Membuat Kue Bagi Gakin dan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan

Pelatihan Membuat Kue Bagi Gakin dan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan*

   






   




Pelatihan Ketrampilan Berusaha Bagi Keluarga Miskin (Gakin) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH merupakan program yang diinisiasi oleh Dinas Sosial Kota Batu dari bidang Perlindungan, dan Jaminan Sosial. Program membuat kue diinisiasi oleh Dinsos mengingat Kota Batu salah satu destinas iwisata di JawaTimur yang cukup terkenal. Harapan Dinsos bias memberdayakan keluarga miskin untuk berusaha secara mandiri melalui unit usaha dengan membuat kue.
Narasumber dihadirkan langsung dari praktisi usaha Kota Batu yaitu Avida Laily. Avida Laily merupakan salah satu pengusaha kue yang cukup ahli yang terkenal dengan brownies coklat dan semacamnya. Beliu ditunjuk Dinsos sebagai salah satu narasumber pelatihan membuat kue untuk keluarg miskin dan penerima manfaat Program Keluarga Harapan.
Pemateri menyampikan bahan yang digunakan berasal dari organik dan proses pembuatan cukup cepat selain itu bahan mudah didapatkan. Penyampaian materi membuat kue diberikan diawal forum pelatihan kemudian dilanjutkan praktek mulai dari menyusun bahan, mengolah bahan sampai pembuatan kue melalui media praktek yang telah disediakan oleh panitia. Praktik pelatihan awal ialah membuat kue iris coklat, dengan bahan pmbuatan diantaranya tepung terigu, mentega, kuning telur ayam, susu dan gula. Kue tersebut dibuat karena pengerjaan mudah dan penjualan cukup bagus karena respon pasar cukup banyak diminati.
Peserta pelatihan membuat kue diambilkan dari Kelurahan Temas, Desa Gunungsari, Desa Mojorejo, Junrejo, dan Desa Sumberejo sebanyak delapan puluh peserta perwakilan penerima manfaat Program Keluarga Harapan dibagi menjadi enam kelompok.                                                              Kegiatan pelatihan dihadiri Kasi Afi dan Kabid Linjamsos Lilik Fariha, pendamping Kecamatan Junrejo, Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji.
Secara keseluruhan peserta sangat antusias dalam praktik pembuatan kue. Peserta tidak sedikit yang menanyakan setiap tahap dalam pembuatan kue. Bahkan tidak berhenti di pembuatan kue, informasi mengenai pasar dan semacamnya pun diberikan oleh narasumber. Peserta menanyakan bahan- bahan olahan kue yang dipraktikkan, termasuk kategori mudh didapatkan dan proses pengerjaan cepat. Manfaat bagi peserta diantarannya narasumber berkenan membagikan ilmu dan praktik membuat kue yang bisa digunakan sebagai salah satu referensi produk unit usaha bersama ekonomi kelompok dan respon penjualan di pasar cukup baik.
Pelaksanaan pelatihan selama dua hari 12  13 April 2018 bertempat di Apple Sun Kecamatan Bumiaji. Applesun Learning Centre merupakan anggota dari Kaliwatu Grup yang menyediakan tempat khusus untuk pengembangan program outbond, baik dari segmen pendidikan, perusahaan, maupun family.

*Pekerja Sosial Supervisor Kota Batu Jawa Timur - Moch. Ferry Dwi Cahyono, S. Sos.


EmoticonEmoticon