Manajemen Kasus


Manajemen Kasus



q  Manajemen Kasus adalah suatu pelayanan bagi klien yang dalam kondisi sangat rawan, agar dapat menjamin mereka menerima pertolongan yang mereka butuhkan dalam sistem penyelenggaraan pelayanan (Rothman, 1991).
q  Manajemen Kasus  bertujuan untuk dapat mengakses dan mengkoordinasikan pelayanan, sehingga klien mendapatkan pelayanan yang komprehensif secara berkesinambungan dari waktu ke waktu.

LANGKAH-LANGKAH MK :
q  MENGAKSES  LEMBAGA PELAYANAN
q  TAHAP AWAL MASUK
q  ASESMEN
q  MERUMUSKAN TUJUAN PELAYANAN
q  MERENCANAKAN INTERVENSI DAN MENGIDENTIFIKASI SUMBER
q  MENGHUBUNGKAN KLIEN
q  MONITORING DAN REASESMEN
q  EVALUASI HASIL

1. MENGAKSES LEMBAGA PELAYANAN
Manajer kasus (Peksos)  :
  1. Dapat mengakses pelayanan yang diperlukan.
  2. Merancang perjanjian dg lembaga pelayanan bila klien dirujuk pada organisasi pelayanan tersebut.
  3. Melakukan penjangkauan thd lembaga pelayanan agar klien dapat dg mudah mendapat pelayanan.
2. TAHAP AWAL MASUK
Manajer Kasus (Peksos) ;
  1. Menggali masalah klien
  2. Memberi informasi ttg pelayanan yang disediakan oleh lembaga pelayanan.
  3. Menggunakan ketrampilan dalam mendapatkan informasi (dg membangun kepercayaan).
3. ASESMEN
Pada tahap ini :
  1. Masalah didefinisikan secara terbuka dan bila perlu mencari informasi tambahan.
  2. Semua anggota keluarga klien diakses dg hati2 untuk menentukan kemampuannya dalam membantu memecahkan masalah klien dan menemukan potensi mereka sbg dukungan.
  3. Asesmen yg akurat memerlukan kerjasama atau kolaborasi dari berbagai profesi dan/atau disiplin ilmu yang tersedia baik di dalam lembaga atau di luar lembaga.
4. MERUMUSKAN TUJUAN PELAYANAN
  1. Tujuan dirumuskan dalam bentuk jangka pendek dan jangka panjang (mis : membangun harga diri, memberikan jaminan tempat tinggal, dsb)
  2. Merumuskan tujuan harus realistik dan sesuai dg kemampuan klien.
5. MERENCANAKAN INTERVENSI DAN MENGIDENTIFIKASI SUMBER
  1. Langkah ini bersifat ganda, dismaping merencanakan intervensi juga mengkaitkan klien dg sumber.
  2. Buatlah daftar sumber2 pelayanan.
  3. Peksos harus melibatkan klien mulai dari asesmen, merencanakan intervensi, sampai pada pelaksanaan intervensi.
 6. MENGHUBUNGKAN KLIEN
Manajer Kasus (Peksos) ;
  1. Merancang agar dapat mengkaitkan klien dg sumber pelayanan yang dibutuhkan.
  2. Mempersiapkan klien dg memberikan informasi ttg sumber untuk mengantisipasi kesulitan, dan mendampingi klien dalam kunjungan pertama.
   7. MONITORING DAN REASESMEN
1. Tujuan tahap ini adalah untuk menentukan apakah rancangan yang telah dilaksanakan mendapat kemajuan.
2.  Manajer Kasus (Peksos) :
Ø  a. memonitor dan melakukan pengukuran terhadap perkembangan klien.
Ø  b. melakukan reasesmen scr terus menerus       untuk    kesinambungan pelayanan.
Ø  c. reasesmen  dapat dilakukan scr formal atau informal,                 tetapi dikerjakan dg interval waktu berkala (periodik)
Ø  d. melibatkan klien secara aktif dalam melakukan reasesmen
8. EVALUASI HASIL
  1. Evaluasi hasil dilakukan dg menentukan tingkat pencapaian tujuan (mis: penempatan pada rumah perlindungan, jaminan perawatan kesehatan, dsb).
  2. Klien yang sangat tidak berdaya sering memerlukan pelayanan yang tidak terbatas, dan untuk kelompok klien seperti ini sebaiknya dilakukan dg evaluasi proses.
FORMAT MANAJEMEN KASUS
  1. Diskripsi Masalah/Kasus
  2. Tujuan
  3. Latar Belakang
  4. Kebijakan
  5. Tindakan
  OLEH :
        DRA. DYAH KEN MUTIA F
  WIDYAISWARA UPT PTKS MALANG





EmoticonEmoticon