Koreg, Korwil PKH Coaching Pengisian Rekon di Dinsos Kota Batu

Berlokasi di ruang rapat Dinsos Kota Batu Lantai 2 Balaikota Among Tani hadir Agus S., Boby Koordinator Wilayah, dan Anang Koordinator Regional Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Pada kesempatan kegiatan coaching dibuka oleh Lilik Fariha Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Batu.

Beberapa peserta hadir diantaranya perwakilan administrasi pangkalan data, pendamping sosial dan Koordinator kecamatan Program Keluarga Harapan hadir jam 09.00 pada acara bimbingan teknis pengisian rekon.

Perwakilan wilayah peserta hadir dari Kota Batu, kota Malang, kabupaten Malang, kabupaten Jombang, kota Madiun.

Sebagai penunjang kegiatan masing -masing perwakilan juga membawa laptop dan kabel oloran. Penggunaannya selama kegiatan coaching rekon berlangsung.

Manfaat coaching rekon ini diantaranya bisa mengetahui cara "menggunakan rumus” excel biar sama seperti format dari Kementerian Sosial," Urai Chychy pendamping sosial Kota Batu salah satu peserta coaching rekon.


Juga disampaikan form rekap  pendamping yang sudah familly development session baik yang sudah melakukan maupun yang belum, klo yang sudah beberapa kelompok yang sudah dikasih familly development session berapa kelompok yang belum.







Coaching rekon di Ruang Rapat Dinsos Batu Balaikota Among Tani 
(Foto : peksos supervisor PKH  Kota Batu)




Beberapa point - point yang disampaikan diantaranya sebagai berikut :
  1. Teknik pelaporan rekonsiliasi terkait permasalahan dlm bansos pkh mnggunakan excel dan pngkonversian (import) data
  2. Jadwal dlm bln november yang harus tuntas (Verifikasi komitmen..temporary closing..Final Closing dan perbaikan final closing data)
  3. Data yg digunakan fokus data SP2D dan data multi kredit..data SP2D pasti sama dengan data multi kredit
  4. Agar korkab korkot tida hanya share perintah saja dan ADB tidak hanya copy paste data yang disetor pendamping tapi harus memahami terlebuh dahulu data yang diminta pusat karena kesalahan tersebut mrupakan salah satu pnyebab data tdk sinkron antara data kita di lapangan dengan Kemensos dan bank
  5. Untuk data yang tidak masuk dalam SP2D tidak bisa dikomplain
  6. Jangan melakukan pergantian pengurus ketika pengurus meninggal selama masih ada komponennya karena sistem perbankan dengan pos berbeda 


Pekerja sosial supervisor Program Keluarga Harapan Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono


EmoticonEmoticon