Mengenal Disabilitas, Keluarga Penerima Manfaat Hadiri Family Development Session (FDS)



www.pkhkotabatu.com. Kelompok Maju Makmur Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Kota Batu mengadakan pertemuan rutin bulanan. Pertemuan bulanan tersebut dihadiri 27 keluarga penerima manfaat.

Berlokasi di salah satu rumah keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Kota di Giripurno Kecamatan Bumiaji.

Mengenal kesejahteraan sosial disabilitas bermanfaat bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Kota Batu melalui family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) yang disampaikan fasilitator yaitu pendamping sosial PKH Kementerian Sosial Kota Batu.


Family Development Session Program Keluarga Harapan

Materi yang disampaikan ialah kesejahteraan sosial disabilitas. Materi tersebut merupakan lanjutan sesi bahasan sebelumnya.

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Kota Batu belajar dan antusias memperhatikan serta mencatat materi tersebut.

Bahasan kesejahteraan sosial disabilitas, mengenalkan apa itu definisi disabilitas kemudian jenis disabilitas bahkan sampai pesan yang ingin disampaikan kepada keluarga penerima manfaat mengenai disabilitas.

Disabilitas mendapat perhatian penting oleh negara. Masyarakat juga turut andil perhatian terhadap keberadaan disabilitas karena mereka juga memiliki hak yang sama dengan manusia normal umumnya.


Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Kota Batu Delfia menyampaikan materi tersebut dengan semangat kepada keluarga penerima manfaat.


Materi yang disampaikan oleh pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Kota Batu sebagai berikut ; pertama pengertian penyandang disabilitas, kedua hak-hak penyandang disabilitas, ketiga ragam dan tingkatan disabilitas, keempat pelayanan bagi disabilitas berat dalam keluarga, kelima pelayanan bagi disabilitas berat di masyarakat.

Bahasan pertama,  setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental dan atau sensorik dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak (UU no. 8 tahun 2016).

Bahasan kedua, hak-hak disabilitas diantaranya untuk hidup, mendapat perlindungan, mendapat bantuan hukum, sekolah, bekerja, hidup sehat, ibadah, olahraga, bebas ancaman, kekerasan, tidak dikucilkan.

Bahasan ketiga ragam dan jenis disabilitas meliputi disabilitas fisik, disabilitas netra, disabilitas mental, disabilitas rungu wicara, disabilitas intelektual.

Adapun bahasan keempat pelayanan disabilitas berat dalam keluarga,yaitu memberikan makanan 4 sehat 5 sempurna, memandikan sehari 2 kali, mengajarkan nilai-nilai spiritual, menjaga dari kekerasan, memberi kesempatan bermain, membawa ke puskesmas, mengganti alas, mengajak berbicara.

Selanjutnya bahasan terakhir, pelayanan disabilitas berat di masyarakat antara lain ; memberi informasi jika terdapat keluarga dan atau penyandang disabilitas memerlukan informasi rujukan, memberi kesempatan mengikuti kegiatan kemasyarakatan, memberi kemudahan menggunakan sarana prasarana umum, memberi informasi identitas diri, memudahkan pembuatan identitas diri atau lainnya.

Pekerja Sosial Supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono


EmoticonEmoticon