Bangga Graduasi Mandiri

Masih belum berkecukupan namun memiliki kesadaran untuk keluar dari kepesertaan Program Keluarga Harapan Kota Batu. 

Salah satu keluarga penerima manfaat yang berlokasi di Lesti Kecamatan Batu Kota Batu dengan kesadaran diri sendiri dan kedua orang tuannya mendukung penuh mengundurkan diri dari Program Keluarga Harapan karena merasakan meski belum berkecukupan namun masih ada yang lebih berhak menerima Program Keluarga Harapan. 

Suaminya bekerja di sektor swasta di Malang. Jumlah keluarga dalam satu rumah terdiri dari kakek nenek, suami istri dan satu anak bersekolah di taman kanak kanak. 

Pendamping sosial Oky bangga dengan salah satu keluarga penerima manfaat yang menyatakan Graduasi mandiri dengan kesadaran sendiri.

Peksos supervisor turut serta kunjungan ke rumah keluarga penerima manfaat di tahun 2018.

Menurut Sulis keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu bantuan sosial yang diterima selama ini bermanfaat untuk membantu putri semata wayang bersekolah. 



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Management Kasus Musibah Kebakaran

Management Kasus Musibah Kebakaran

Lokasi kebakaran rumah berada di RT 02 RW 05 Ds Jeding Kecamatan Junrejo Kota Batu. Kasus kebakaran mengakibatkan meninggalnya empat anak. Dua anak yang berhasil diselamatkan, dan kedua orang tua mengalami luka ringan.
Kepala Dinas,Tagana, PSM, Peksos supervisor PKH melakukan respon kasus kebakaran di lokasi tersebut.
dokpri
dokpri
dokpri
dokpri
dokpri
dokpri
dokpri
dokpri
Langkah yang diambil penjangkauan ke lokasi musibah kebakaran, berkoordinasi dengan Camat Junrejo untuk penyerahan bantuan sosial seperti kebutuhan pokok berupa sembako (beras dll), dan yang berkaitan. Bantuan tersebut kemudian diserahkan melalui Camat Junrejo karena korban masih memakamkan empat anaknya. Sementara di lokasi kejadian hanya bisa menemui Bu RT 02 DS Jeding Kecamatan Junrejo Kota Batu.
Korban musibah kebakaran rumah sekarang berada di salah satu lembaga kesejahteraan sosial.
Peksos supervisor PKH Kota Batu

Family Development Session (FDS)/Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2)


Family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) rutin dilaksanakan sebulan sekali. Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dilaksanakan di Beji rumah salah satu keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Batu.

Keluarga penerima manfaat (kpm) hadir tiga belas dari kelompok teratai dan Bunda Mandiri. Beberapa tidak hadir dikarenakan lansia.

Materi yang disampaikan oleh fasilitator Program Keluarga Harapan Kota Batu baik oleh pendamping sosial Chychy AIY dan dimonitoring peksos supervisor.

Materi kesehatan dan gizi, kesakitan pada anak dan kebersihan lingkungan sudah pernah disampaikan oleh pendamping sosial Chychy AIY yang sudah pernah mengikuti diklat family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) di BBPPKS Regional tiga Yogyakarta tahun 2018.

Peksos supervisor juga menyampaikan bahan materi graduasi ke keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu. Graduasi baik alami, mampu dan sejahtera mandiri.

Keluarga penerima manfaat (kpm) komitmen setelah disampaikan materi tersebut siap mengundurkan diri baik kepada pendamping sosial apabila ke depannya sudah mampu atau memiliki usaha yang dengan usaha ditekuni mampu mengantarkan mandiri memenuhi kebutuhan hidup.

Family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) dilaksanakan selama satu jam tiga puluh menit, mulai 15.00 - 16.30 WIB Senin 22 Juli 2019.



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono
Graduasi Mandiri Sejahtera Usaha Jual Lontong

Graduasi Mandiri Sejahtera Usaha Jual Lontong

Graduasi Mandiri Sejahtera, Jualan Lontong

Graduasi mandiri sejahtera usaha lontong per hari laku kurang lebih 300 lontong di pasar besar mulai jam 3 pagi sampai jam 06.30 dengan membawa sepeda motor ke lokasi.

Family development session (fds) / pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) bermanfaat baginya  melalui materi yang disampaikan setiap bulannya oleh pendamping sosial Program Keluarga Harapan kota Batu. 
Setelah mampu melalui usaha jualan lontong dengan omset reguler mumpuni, keluarga penerima manfaat menyatakan keluar dari kepesertaan, karena masih ada yang lebih berhak mendapatkan manfaat Program Keluarga Harapan.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono


Home Visit ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan Kota Batu

Home Visit ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan Kota Batu



Home Visit dilakukan siang hari di salah satu rumah ketua kelompok dampingan Oky di Oro-oro Ombo Kecamatan Junrejo Kota Batu.
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Selepas family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) peksos supervisor  bersama pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu melakukan penjangkauan ke rumah keluarga penerima manfaat (kpm).
Berbekal informasi wawancara dengan keluarga penerima manfaat yang hadir pertemuan kelompok bulanan mendapat kabar ada peserta tidak hadir beberapa kali karena berhalangan sakit.
Selanjutnya, menurut informasi yang telah diterima bersama ketua kelompok, pendamping sosial dan peksos supervisor mengobservasi keadaan keluarga penerima manfaat (kpm) tersebut.Hasil wawancara dengan putra dari keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu mengalami sakit dan lupa meletakkan kks yang telah diterima termasuk memanfaatkan bantuan sosial tersebut.
Rencana tindak lanjut, pendamping sosial dan peksos supervisor mengadvokasi keluarga penerima manfaat dengan berjejaring dengan Tomas (tokoh masyarakat), dan lainnya seperti bank Himbara.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono
FDS PKH Kesehatan, Kebersihan Lingkungan dan Hepatitis A

FDS PKH Kesehatan, Kebersihan Lingkungan dan Hepatitis A

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri 23 keluarga penerima manfaat (KPM).
Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada pagi dingin di rumah keluarga penerima manfaat di Ngaglik Kecamatan Batu Kota Batu.
Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya.

Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.

Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus.
dokpri
dokpri
Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flip chart.

Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.
Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih.



Peksos supervisor PKH Kota Batu

Moch. Ferry Dwi Cahyono

Penjangkauan ke Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu

Sesaat setelah family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) bersama ketua kelompok dampingan Oky pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu peksos supervisor melakukan penjangkauan ke salah satu keluarga penerima manfaat.
Informasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut setelah mengetahui informasi dari ketua kelompok salah satu dampingan Oky selaku pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu.
Keluarga penerima manfaat (kpm) beberapa kali tidak masuk family development session ((fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) karena sakit.


Selain itu didapatkan informasi bantuan sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu belum diambil karena lupa menaruh kartu bantuan sosial. Semenjak ibu tersebut sakit praktis anaknya juga tidak mengetahui keberadaan kartu bantuan sosial Program Keluarga Harapan.
Wawancara dilakukan antara pendamping sosial, peksos supervisor, ketua kelompok kepada putra keluarga penerima manfaat.
Langkah selanjutnya akan berjejaring dengan bank Himbara, tokoh masyarakat untuk menindaklajuti assestment sebelumnya.


Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga, Kesakitan pada Anak dan Kebersihan Lingkungan

Siang udara kota Batu tetap segar dan dingin, membuat keluarga penerima manfaat (kpm) mengikuti pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) tetap diikuti dengan ceria dan semangat.

Berlokasi di salah satu rumah keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu di Beji, hadir delapan belas peserta.

Pertemuan rutin sebulan sekali makin ceria karena keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu telah merasakan manfaat bantuan sosial yang telah mereka terima.

Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Chychy AIY sebelumnya mulai dengan salam dan menyapa keluarga penerima manfaat (kpm).

Peksos supervisor monitoring kegiatan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) dengan observasi selama pelaksanaan kegiatan, nampak keluarga penerima manfaat semangat mencatat dan mendengarkan materi yang disampaikan fasilitator.
Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)

Bahasan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) ialah kesakitan pada anak dan kebersihan lingkungan.

Kesakitan pada anak menjelaskan penyakit diare, malaria dan kecacingan termasuk cara pencegahannya.

Sisi lain fasilitator menyampaikan kriteria jamban sehat, cara mencuci tangan, penggunaan kis/BPJS dan pesan kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Monitoring Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Kesehatan dan Gizi Sesi Tiga

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri dua puluh tiga keluarga penerima manfaat (kpm).

Keluarga penerima manfaat ikuti pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga kesehatan dan gizi

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) berlokasi di Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Chychy AIY menyampaikan bahasan kesakitan pada anak dan kebersihan lingkungan.

Peksos supervisor monitoring pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Selama pelaksanaan pertemuan rutin bulanan keluarga penerima manfaat (kpm) aktif mendengarkan, mencatat materi yang disampaikan fasilitator.

Kesakitan pada anak membahas materi mengenal kesakitan seperti kecacingan, diare, malaria. Termasuk cara pencegahan kesakitan pada anak. 

Selanjutnya membahas cara mencuci tangan, kriteria jamban sehat serta pesan dalam bahasan kesakitan pada anak dan kebersihan lingkungan.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono


Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Dihadiri Keluarga Penerima Manfaat

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session rutin dilaksanakan sebulan sekali.

Pendamping sosial Chychy AIY sebagai fasilitator pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Batu.

Meski dilaksanakan siang hari mulai jam 15.00 - 17.00 WIB keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu nampak semangat.

Berlokasi di Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu pertemuan rutin bulanan dilaksanakan selama kurang lebih dua jam.

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu pada kelompok tersebut kurang lebih dua puluh peserta hadir.


Semangat Ikuti Family Development Session Kesakitan pada Anak


Sore jam 15.30 WIB diadakan kegiatan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu sejumlah delapan belas peserta hadir pertemuan rutin bulanan tersebut.

Keluarga penerima manfaat (kpm) mencatat materi yang disampaikan pendamping sosial Chychy AIY.

Peksos supervisor monitoring pelaksanaan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).

Sesuai tindak lanjut coaching Minggu awal bulan, pendamping sosial Chychy AIY menyampaikan materi kesakitan pada anak, kebersihan lingkungan dan Hepatitis A.

Kesakitan pada anak seperti kecacingan, diare, malaria mudah dijumpai di masyarakat maka penting family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) menyampaikan materi tersebut.

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu membawa alat tulis, berbagi cerita pengalaman bagi yang pernah sakit cacingan, malaria, diare.

Berobat dengan memanfaatkan kartu Indonesia sehat atau BPJS ketika sakit termasuk runutan berobat.

Selain itu pendamping sosial juga mengajak diskusi, tanya jawab untuk metode penyampaiannya.

Alat yang digunakan pendamping sosial ketika family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan flip chart, kertas, bolpoin.

Keluarga penerima manfaat mengikuti family development session

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Graduasi Mandiri Sejahtera, Jualan Kambing

Salah satu keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu ini berdomisili di Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu.
Keluarga penerima manfaat ini suami jualan kambing. Melalui usaha yang ditekuni tersebut membuat Nur Faizah memantapkan niat mundur sebagai keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu.
Selain itu keluarga penerima manfaat merasakan manfaat mengikuti family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) Program Keluarga Harapan. 


Kesadaran setelah merasakan manfaat berusaha secara mandiri dan lancar dalam jualan kambing membuat keluarga penerima manfaat menyampaikan niat mundur sebagai kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH).




Pendamping sosial PKH Kota Batu bersama keluarga penerima manfaat graduasi mandiri sjahtera


Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Upgrading Sumber Daya Manusia PKH Batu Dihadiri Koreg dan Korwil

Sumber daya manusia Program Keluarga Harapan Kota Batu sebagian besar pendamping sosial melakukan aktifitas family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga di Kecamatan Junrejo, Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji kemudian mengikuti koordinasi di ruang rapat Dinas Sosial Kota Batu.

Sebagai pengantar Koreg Program Keluarga Harapan Jawa memaparkan data presentasi Jawa Timur menduduki peringkat 6 di Jawa (Data BPS September 2018). Kota Batu menurut acuan BPS (SUSENAS) tahun 2012 ke 2018 penduduk miskin mengalami penurunan hingga data terakhir 2018 garis kemiskinan 467.078 atau 3,89%.



Kelompok data kemiskinan basis data terpadu sangat miskin, miskin, rentan miskin, sejahtera dan sejahtera plus.

Rapat  koordinasi dipandu Koreg dengan menjelaskan proses keluarga penerima manfaat menjadi peserta Program Keluarga Harapan.

Selanjutnya disampaikan mengenai target keluarga penerima manfaat wisuda atau graduasi Kementerian Sosial. Berdasarkan tahun 2015 sampai dengan 2017 sebesar 230.351,2018 sebanyak 621.789 dan 2019 target 7,93%.

Graduasi dalam Program Keluarga Harapan ada tiga macam pertama alami, mampu dan mandiri sejahtera.

Kurangnya komitmen sumber daya manusia, kurangnya pemahaman tentang kebijakan program, ketidakmampuan mengubah kultur dan perilaku, kurangnya pemahaman manajemen kualitas, sistem dan struktur kelembagaan tidak kondusif merupakan rangkaian hambatan dan kendala program.

Upgrading berbasis kinerja, perlunya meningkatkan kapasitas individu, kelompok dan organisasi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Inilah untuk perbaikan kinerja guna mencapai tujuan program dan target yang ditetapkan.

Sumber daya manusia bekerja penting memahami prinsip manajemen, dimulai planning, organizing, activating sampai controlling /monitoring.

Penyusunan rencana juga memperhatikan persiapan, analisis SWOT, dan target pengerjaan kinerja/capaian. Mengubah kelemahan menjadi kekuatan, mengubah ancaman menjadi peluang.

Berikutnya bekerja perlu meninjau dengan menyusun target seperti bisnis proses mulai validasi, verifikasi, pemutakhiran data, penyaluran bansos. Perubahan perilaku dengan implementasi family development session/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga. Graduasi mandiri perlu mencermati pemetaan, klasterisasi, pendampingan.



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Semangat Ikuti Family Development Session

Berlokasi di rumah keluarga penerima manfaat di Temas Kota Batu dilangsungkan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).

Delapan belas keluarga penerima manfaat memenuhi ruangan salah satu keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) dimulai 09.30 WIB di Temas Kota Batu.
Mengawali pertemuan rutin bulanan pendamping sosial Erma Y menanyakan dan memastikan jumlah bantuan sosial non tunai keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Bantuan Pangan Non Tunai pun sebaiknya diambil ketika bulan tersebut sudah cair, maka penerima segera melakukan pencairan dan pengambilan bantuan pangan nnon tunai (bpnt).

Pendamping sosial Erma Y menyampaikan materi kesehatan dan gizi sesi tiga yaitu kesakitan pada anak.

Hal terkecil mencegah penularan penyakit seperti mencuci tangan setiap aktifitas seperti mau makan.

Hepatitis A muncul karena pola hidup tidak bersih dan sehat sehingga menimbulkan kerentanan terhadap kondisi organ tubuh seperti hati (hepar).

Penularan Hepatitis A melalui infeksi virus Hepatitis A.

Memastikan sakit atau tidak terjangkit Hepatitis A perlu uji labolatorium (darah).

Pencegahan Hepatitis A dengan vaksinasi Hepatitis A, pola hidup bersih, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengkonsumsi air Sera sehat dan higienis.


Kesakitan pada Anak, Hepatitis A Keluarga Penerima Manfaat Hadiri Family Development Session

Berlokasi di Temas Kecamatan Batu Kota Batu delapan belas keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu menghadiri pertemuan rutin digelar setiap sebulan sekali.

Family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) dimulai jam 12.00 WIB.

Materi disampaikan oleh pendamping sosial Erma Y yang telah mengikuti diklat family development session (fds) regional tiga Yogyakarta setahun lalu (2018).

Sebelumnya materi kesehatan dan gizi sesi kesakitan pada anak dan kebersihan lingkungan sudah pernah disampaikan beberapa waktu lalu.

Namun, untuk penguatan pengetahuan untuk keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu materi diulang kembali. Selanjutnya juga disampaikan materi Hepatitis A.

Bahasan diantaranya mengenalkan, mensosialisasikan Hepatitis A, gejala penyebab dan cara pencegahan.

Salah satu hal penting untuk dipraktikkan ialah pola hidup bersih, sehat kepada keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu.


Ikuti Family Development Session Mengenal Hepatitis A

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri dua puluh empat keluarga penerima manfaat (KPM).

Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada di rumah salah satu keluarga penerima manfaat di Sidomulyo Kota Batu.

Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya, seperti mengenal definisi kesakitan, jenis kesakitan diare, cacingan, malaria.

Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.

Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus.

Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flipchart.


Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih, menjaga pola makan.

Pencegahan sebelum terkena Hepatitis (lingkungan rumah, kebersihan diri, kebersihan makanan).

Turut serta mahasiswi Sosiologi Universitas Brawijaya membantu fasilitator dalam pelaksanaan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Family Development Session Mengenal Kesakitan pada Anak dan Hepatitis A

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri 15 keluarga penerima manfaat (KPM).



Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada di rumah salah satu keluarga penerima manfaat di Junwatu Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya, seperti mengenal definisi kesakitan, jenis kesakitan diare, cacingan, malaria.

Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.

Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus.

Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flipchart.

Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih, menjaga pola makan.

Pencegahan sebelum terkena Hepatitis (lingkungan rumah, kebersihan diri, kebersihan makanan).

Turut serta mahasiswi Sosiologi Universitas Brawijaya membantu fasilitator dalam pelaksanaan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, membiasakan hidup sehat dan bersih itulah pesan family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) pagi cerah tersebut.


Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Hadiri Family Development Session Mengenal Kesakitan pada Anak

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri 14 keluarga penerima manfaat (KPM).

Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada di rumah salah satu keluarga penerima manfaat di Srebet Kecamatan Batu Kota Batu.

Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya, seperti mengenal definisi kesakitan, jenis kesakitan diare, cacingan, malaria.

Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.

Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus.

Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flipchart.

Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih, menjaga pola makan.

Pencegahan sebelum terkena Hepatitis (lingkungan rumah, kebersihan diri, kebersihan makanan).

Bahkan salah satu keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu bertanya gejala cacingan pada anak. Fasilitator pun melibatkan keluarga penerima manfaat yang hadir sore tersebut.





Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Ikuti Family Development Session Kesakitan dan Kebersihan Lingkungan

Ikuti family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu di Oro-Oro Ombo Kota Batu.

Sebelas keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu menghadiri pertemuan rutin bulanan.

Dimulai pukul 13.00 sampai dengan selesai family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).



Beberapa kejadian Hepatitis di Pacitan, family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) Juli 2019 dipandang perlu mensosialisasikan seluk beluk Hepatitis A.

Pendamping sosial PKH Kota Batu Oky menyampaikan bahasan kesakitan, kebersihan lingkungan dan sosialisasi Hepatitis A.

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu semangat mengikuti kegiatan tersebut, bahkan mencatat materi yang disampaikan.

Hepatitis A tidak membahayakan jiwa apabila penanganannya benar.

Pencegahan Hepatitis A dengan pola hidup bersih, makan sehat dan teratur, vaksinasi Hepatitis A, pola hidup sehat.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Semangat Keluarga Penerima Manfaat Hadiri Family Development Session

Kota Batu meski siang menunjukkan pukul 14.30 WIB udaranya tetap dingin, ditambah nuansa pegunungan membuat pandangan lebih nyaman dilihat mata.



Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu memenuhi ruangan tamu untuk menghadiri family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) rutin diadakan sebulan sekali sebagai kewajiban mereka. 

Ibu - ibu keluarga penerima manfaat (kpm) yang hadir nampak semangat menyimak materi yang disampaikan oleh pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Chychy AIY. Semangat tersebut nampak diantaranya dengan menyimak, menulis beberapa materi kesakitan pada anak.

Penyampaian materi kesakitan pada anak dimulai pukul 14.30 - 16.00 WIB. Selama satu jam tiga puluh menit kegiatan family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2). 



Metode yang digunakan pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu selama peksos supervisor monitoring pelaksanaan family development session (fds) atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) menggunakan ceramah, tanya jawab, dan berbagi kasus pengalaman baik dialami sendiri maupun sekitar.

Alat yang digunakan untuk menyampaikan materi menggunakan alat tulis, kertas, flipchart kesakitan pada anak.

Beberapa bahasan diataranya, mengenal sakit diare, malaria, termasuk pencegahannya. Selain itu cara mencuci tangan yang standart, penggunaan jamban sehat juga pesan untuk keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan kota Batu. Selain itu juga disampaikan sosialisasi hepatitis A, pencegahan dan membiasakan pola hidup bersih, sehat.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono









FDS PKH, Kesakitan pada Anak, Kebersihan Lingkungan, Hepatitis A

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri 26 keluarga penerima manfaat (KPM).

Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada pagi dingin di rumah Sundari Wukir Kota Batu sebelah masjid.

Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya. 

Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.


Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus. 

Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flip chart.

Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Family Development Session Kesehatan dan Gizi dan Sosialisasi Hepatitis A

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri 23 keluarga penerima manfaat (KPM).



Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada pagi dingin di rumah keluarga penerima manfaat di Ngaglik Kecamatan Batu Kota Batu.



Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya.



Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.



Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus.



Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flip chart.



Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.



Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih.




Peksos supervisor PKH Kota Batu

Moch. Ferry Dwi Cahyono

Hadiri Family Development Session Mengenal Hepatitis A

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu dihadiri 19 keluarga penerima manfaat (KPM).




Cukup banyak keluarga penerima manfaat memenuhi ruang tamu pada pagi dingin di rumah keluarga penerima manfaat di Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu.

Mengenal kesakitan pada anak sudah pernah disampaikan kepada keluarga penerima manfaat sebelumnya oleh pendamping sosial sebelum reposisi pendamping sosial.

Mengingat di Jawa Timur seperti di Pacitan marak Hepatitis A maka dipandang penting memberikan sosialisasi pencegahan, mengenal Hepatitis A untuk keluarga penerima manfaat.

Metode yang disampaikan pendamping sosial Program Keluarga Harapan menggunakan ceramah, tanya jawab, berbagi kasus.

Alat yang digunakan family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga menggunakan kertas, bolpoin, flip chart.

Gejala Hepatitis A lemas, mual, muntah, urine berwarna keruh, kulit dan mata berwarna kuning, nafsu makan berkurang.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, sehat, cuci tangan sebelum makan, vaksinasi Hepatitis A, makanan minuman bersih, menjaga pola makan.

Pencegahan sebelum terkena Hepatitis (lingkungan rumah, kebersihan diri, kebersihan makanan)



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Family Development Session Sosialisasi Pencegahan Hepatitis A


Family Development Session Sosialisasi Pencegahan Hepatitis A dihadiri 23 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu. Pendamping sosial Iin bersama mahasiswi Sosiologi Universitas Brawijaya mendampingi kegiatan rutin bulanan selama satu jam tiga puluh menit.



Gejala klinis hepatitis A mirip dengan hepatitis lain yang 
diakibatkan oleh virus. Hal ini umumnya meliputi:
1. Demam;
2. Keletihan/malaise;
3. Hilang nafsu makan;
4. Diare;
5. Mual;
6. Rasa tidak nyaman pada perut; and
7. Sakit kuning (warna kulit dan sklera mata berubah kuning)

Cara penularan
HAV terutama ditularkan melalui rute feses-oral, yaitu ketika seseorang yang
belum terinfeksi mengalami kontak dengan atau menelan benda, makanan atau
air yang telah terkontaminasi feses orang yang terinfeksi. Virus ini juga dapat
ditularkan melalui kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, termasuk kontak
seksual dan tidak terbatas untuk kontak anal-oral. Penyebarluasan hepatitis A di
kalangan pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria telah dilaporkan.
Penyebarluasan melalui air, walaupun jarang, biasanya terkait dengan air yang
terkontaminasi limbah atau tidak diolah dengan baik.
Masa inkubasi
Masa inkubasi A berentang antara 15–50 hari dan biasanya 14 – 28 hari.

Pencegahan :
1. Jaga kebersihan pribadi yang baik
- Bersihkan tangan sesering mungkin, terutama sebelum makan atau
menangani makanan, dan setelah menggunakan toilet atau menangani
materi muntahan atau feses.
- Kenakan sarung tangan dan masker saat membuang atau menangani materi
muntahan dan feses, lalu cuci tangan hingga bersih setelahnya. 
- Gunakan sumpit dan sendok saat makan. Jangan berbagi makanan dan
minuman dengan orang lain
- Hindari masuk kerja atau sekolah, dan segera cari bantuan dokter saat
muntah-muntah atau diare
- Jangan biarkan orang yang terinfeksi dan carrier (pembawa) yang tidak
menunjukkan gejala menangani makanan dan merawat anak-anak, orang tua
serta orang yang sistem imunnya tidak baik
2. Jaga kebersihan lingkungan yang baik
3. Jaga kebersihan makanan yang baik
4. Hepatitis A

Tujuan Pembelajaran :
1. Mengenalkan penyakit hepatitis A kepada keluarga penerima manfaat
 PKH Kemensos Kota Batu
2. Mencegah penyakit hepatitis A
3. Keluarga penerima manfaat PKH Kota Batu belajar hidup bersih, sehat
Metode yang digunakan :
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Kasus
4. Berbagi informasi
Alat yang digunakan :
1. Kertas
2. Alat tulis



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Family Development Session Kesehatan dan Gizi, Sosialisasi Hepatitis A

Family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga berlokasi di rumah keluarga penerima manfaat di Pagergunung Kecamatan Bumiaji Kota Batu mengenalkan sosialisasi pencegahan penyakit Hepatitis A. Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Fifi S menyampaikan materi family development session tersebut.
Kegiatan rutin bulanan berlangsung selama satu jam empat puluh lima menit dimulai 10.00 sampai 11.45 WIB.

Gejala klinis hepatitis A mirip dengan hepatitis lain yang
diakibatkan oleh virus. Hal ini umumnya meliputi:
1. Demam;
2. Keletihan/malaise;
3. Hilang nafsu makan;
4. Diare;
5. Mual;
6. Rasa tidak nyaman pada perut; and
7. Sakit kuning (warna kulit dan sklera mata berubah kuning)


Cara penularan penyakit Hepatitis A
HAV terutama ditularkan melalui rute feses-oral, yaitu ketika seseorang yang belum terinfeksi mengalami kontak dengan atau menelan benda, makanan atau
air yang telah terkontaminasi feses orang yang terinfeksi. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, termasuk kontak seksual dan tidak terbatas untuk kontak anal-oral. Penyebarluasan hepatitis A di
kalangan pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria telah dilaporkan.
Penyebarluasan melalui air, walaupun jarang, biasanya terkait dengan air yang terkontaminasi limbah atau tidak diolah dengan baik.
Masa inkubasi, masa inkubasi A berentang antara 15--50 hari dan biasanya 14 -- 28 hari.

Pencegahan :
1. Jaga kebersihan pribadi yang baik
- Bersihkan tangan sesering mungkin, terutama sebelum makan atau menangani makanan, dan setelah menggunakan toilet atau menangani materi muntahan atau feses.
- Kenakan sarung tangan dan masker saat membuang atau menangani materi muntahan dan feses, lalu cuci tangan hingga bersih setelahnya.
- Gunakan sumpit dan sendok saat makan. Jangan berbagi makanan dan
minuman dengan orang lain
- Hindari masuk kerja atau sekolah, dan segera cari bantuan dokter saat
muntah-muntah atau diare
- Jangan biarkan orang yang terinfeksi dan carrier (pembawa) yang tidak menunjukkan gejala menangani makanan dan merawat anak-anak, orang tua serta orang yang sistem imunnya tidak baik
2. Jaga kebersihan lingkungan yang baik
3. Jaga kebersihan makanan yang baik
4. Hepatitis A

Tujuan Pembelajaran :
1. Mengenalkan penyakit hepatitis A kepada keluarga penerima manfaat
 PKH Kemensos Kota Batu
2. Mencegah penyakit hepatitis A
3. Keluarga penerima manfaat PKH Kota Batu belajar hidup bersih, sehat.

Metode yang digunakan :
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Kasus
4. Berbagi informasi



Alat yang digunakan :
1. Kertas
2. Alat tulis

Graduasi Mandiri Sejahtera PKH Kota Batu

Pendamping sosial bersama keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu

www.pkhkotabatu.com. Graduasi mandiri sejahtera dengan kesadaran diri menyatakan sudah  mampu mundur dari Program Keluarga Harapan Kota Batu.  Usaha jual kue basah dan kering, Winda Oktavia Jl Hasanudin RT. 01 RW. 09 Pesanggrahan Kecamatan Batu Kota Batu dampingan Nurjanah.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Rapat Koordinasi dan Coaching Family Development Session (FDS)


Minggu awal Juli kamis pagi berlokasi di Dinas Sosial Kota Batu, tepatnya ruang rapat Lantai 2 Dinas Sosial Kota Batu Balai Kota Among Tani. Rapat tersebut dimulai jam 08.30 WIB, cuaca cerah dan dingin menyelimuti Kota Batu.

Bahasan pertemuan rutin diagendakan secara sebulan sekali untuk mengkomunikasikan rangkaian kegiatan akan delaksanakan ke depan, berbagi informasi, perkembangan bisnis proses data Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Seluruh sumber daya manusia baik pendamping sosial, administrsi pangkalan data, koordinator kota maupun pekerja sosial supervisor Program Keluarga Harapan Kota Batu.


Pertama, bahasan pemutakhiran keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu. Kedua, coaching family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga bahasan pengasuhan dan pendidikan anak di rumah sesi kedua dan sosialisasi pencegahan hepatitis A Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Hepatitis A adalah penyakit liver yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Gejala klinis hepatitis A mirip dengan hepatitis lain yang diakibatkan oleh virus. Hal ini umumnya meliputi:  Demam;  Keletihan/malaise;  Hilang nafsu makan; Diare; Mual; Rasa tidak nyaman pada perut;  Sakit kuning (warna kulit dan sklera mata berubah kuning, urin gelap dan feses pucat). Cara penularan HAV terutama ditularkan melalui rute feses-oral, yaitu ketika seseorang yang belum terinfeksi mengalami kontak dengan atau menelan benda, makanan atau air yang telah terkontaminasi feses orang yang terinfeksi. Virus ini juga dapat ditularkan melalui kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, termasuk kontak seksual dan tidak terbatas untuk kontak anal-oral. Penyebarluasan hepatitis A di kalangan pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria telah dilaporkan. Penyebarluasan melalui air, walaupun jarang, biasanya terkait dengan air yang terkontaminasi limbah atau tidak diolah dengan baik. 

Pencegahan : 1. Jaga kebersihan pribadi yang baik  Bersihkan tangan sesering mungkin, terutama sebelum makan atau menangani makanan, dan setelah menggunakan toilet atau menangani materi muntahan atau feses.  Kenakan sarung tangan dan masker saat membuang atau menangani materi muntahan dan feses, lalu cuci tangan hingga bersih setelahnya.  Gunakan sumpit dan sendok saat makan. Jangan berbagi makanan dan minuman dengan orang lain 2. Jaga kebersihan lingkungan yang baik 3. Jaga kebersihan makanan yang baik 4. Vaksinasi Hepatitis A 

Tujuan Pembelajaran : 1. Mengenalkan penyakit hepatitis A kepada keluarga penerima manfaat PKH Kemensos Kota Batu 2. Mencegah penyakit hepatitis A 3. Keluarga penerima manfaat PKH Kota Batu belajar hidup bersih, sehat  

Metode yang digunakan : 1. Ceramah 2. Tanya Jawab 3. Kasus 4. Berbagi informasi Alat yang digunakan : 1. Kertas 2. Alat tulis








Pekerja sosial supervisor Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Kategori

Kategori