Rapat Koordinasi


www.pkhkotabatu.com. Berlokasi di ruang rapat Dinas Sosial Kota Batu sumber daya manusia pelaksana Program Keluarga Harapan Kota Batu melaksanakan rapat koordinasi.

Rapat koordinasi dihadiri pendamping sosial, administrasi pangkalan data, koordinator kota dan peksos supervisor.

Beberapa sumber daya manusia PKH Kota Batu

Koordinasi dilaksanakan Senin, 19 Agustus 2019 mulai jam 11.00 - selesai.

Beberapa bahasan koordinasi diantaranya mengenai persiapan monitoring, validasi penambahan jumlah keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu, E Warong, pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
  1. Moch. Ferry Dwi Cahyono


Monitoring Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga


www.pkhkotabatu.com. Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga  (P2K2) atau family development session (fds) Program Keluarga Harapan dilaksanakan di ds Dresel Kecamatan Junrejo rumah Bu Markani keluarga penerima manfaat (KPM).

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Beberapa keluarga penerima manfaat mencatat materi yang disampaikan pendamping sosial sebagai fasilitator.

Keluarga penerima manfaat sejumlah tiga belas menghadiri pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.

Riuh ramai anak - anak keluarga penerima manfaat (KPM) bermain menunggu orangtua sedang pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).

Materi yang disampaikan pendamping sosial Oky diantaranya ASI eksklusif pada bayi baru melahirkan sampai enam bulan murni konsumsi ASI, makanan tambahan bagi ibu menyusui, makanan pendamping ASI setelah enam bulan sampai dua tahun secara bertahap, sanitasi lingkungan sehat dan bersih, pola hidup bersih, imunisasi dasar lengkap dan vitamin A dan juga pencegahan sunting.

Akhir pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) atau family development session (fds) Peksos supervisor membekali dan mengarahkan materi graduasi baik alami, mandiri atau mampu dan graduasi sejahtera mandiri (GSM).

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono



Graduasi Sejahtera Mandiri

Pagi hari minum kopi

Yuk, Tingkatkan Graduasi Sejahtera mandiri

www.pkhkotabatu.com. Kota Batu sebagai kota wisata di Jawa Timur memang familiar dengan dingin udara di sekelilingnya dan destinasi wisata.

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) dimulai jam 13.00 dan berakhir 15.30 WIB.

Pendamping sosial Erma Y melaksanakan dan mendampingi kegiatan pertemuan rutin diselenggarakan sebulan sekali.


Bertempat di jalan Semangka Kota Batu pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) digelar dan dihadiri setidaknya dua belas keluarga penerima manfaat.

Pendamping sosial Erma menyampaikan ke Peksos supervisor  adanya keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu berkenan dengan hati mendalam memutuskan keluar dari kepesertaan dikarenakan sudah mengalami perubahan sosial ekonomi melalui usaha mandiri yang ditekuni, ujar ibu dua anak tersebut.

Usaha mandiri ditekuni mulai dana terbatas dengan unit toko di rumah yang ditempati.

Melalui Program Keluarga Harapan yang diterima semenjak  2016 ibu dua anak tersebut menyisihkan bantuan sosial untuk kebutuhan anak sekolah dan modal toko rumahan yang ditekuni secara mandiri.

Manfaat yang dirasakan keluarga penerima manfaat luar biasa, melalui penyisihan setiap pencairan tiga bulan sekali sekitar 50-100 ribu untuk menambah barang dagangan (aset), dan juga memenuhi kebutuhan sekolah anak seperti membeli lembar kerja siswa dan semacamnya akhirnya sampai peksos supervisor menggali informasi dengan wawancara mendalam, didapatkan informasi laba bersih antara 50 ribu per hari atau bruto sampai 200 ribu per hari.



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Hadiri P2K2, Ada Graduasi Sejahtera Mandiri

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)/family development session (fds) Program Keluarga Harapan Kota Batu berlokasi di salah satu rumah keluarga penerima manfaat (KPM) di jalan Semangka Kota Batu.

Pendamping sosial P2K2

P2K2 dan GSM (Graduasi Sejahtera mandiri)

P2K2 dan supervisi

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)/family development session (fds) dihadiri dua belas keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Salah satu kabar menyenangkan ada salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan Kota Batu dampingan Erma Y keluar dari kepesertaan karena memiliki usaha yang dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga, masih ada keluarga yang lebih membutuhkan untuk menerima manfaat Program Keluarga Harapan di Kota Batu. Meski keluar dari kepesertaan masih berkenan menghadiri pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)/family development session (fds).

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga bermanfaat untuk keluarga penerima manfaat memperkaya pengetahuan dan praktik di keluarga.

Materi yang disampaikan terkait ASI eksklusif dan stunting. Pemberian tablet darah 90 tablet selama kehamilan, inisiasi menyusui dini, makanan tambahan setelah bayi enam bulan sampai dua tahun secara bertahap, pemberian gizi, pola hidup bersih, rajin memeriksa kesehatan di puskesmas atau rumah sakit.

Menariknya, pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2)/family development session (fds) dimulai 13.00 sampai 15.00 WIB Rabu, 14 Agustus 2019.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

P2K2, Pentingnya Gizi Bagi Ibu Menyusui dan Stunting

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dilaksanakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu di Oro-Oro Ombo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Pendamping sosial pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dihadiri keluarga penerima manfaat


Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan dampingan Oky dihadiri 10 keluarga penerima manfaat.

Materi yang disampaikan pemberian ASI eksklusif sampai usia enam bulan, makanan pendamping ASI secara bertahap mulai usia enam bulan (umur 6-9 bulan, makanan lumat 2-3 kali. Umur 9-12 bulan makanan lembek atau dicincang 3-4 kali, umur 12 bulan keatas anak diberikan makanan keluarga).

Isi piringku terdiri dari makanan empat sehat lima sempurna untuk menunjang gizi berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan.

Beberapa ibu keluarga penerima manfaat yang hadir menyampaikan pengalaman dalam pemenuhan gizi, ASI eksklusif.

Stunting bisa dicegah dengan pemberian ASI eksklusif, sanitasi lingkungan juga perlu diperhatikan kebersihannya.

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan Kota Batu Selasa 13 Agustus dampingan Oky dimulai 16.00 sampai selesai.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

P2K2, Pentingnya Gizi Bagi Ibu Menyusui

Pentingnya gizi bagi ibu menyusui bahasan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga sore 15.00 sampai selesai.

Pertemuan rutin bulanan dilaksanakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat di Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu.


Bahasan materi ASI eksklusif untuk bayi sampai usia enam bulan, makanan pendamping ASI setelah usia enam bulan, layanan posyandu.

ASI eksklusif bisa mencegah stunting, karena ASI dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi di usia emas.

Isi piringku juga perlu diperhatikan untuk ibu menyusui, karena terkait asupan gizi bayi.

Perlunya mencuci tangan dengan benar juga perlu diperhatikan, minum air putih 12-14 gelas per hari.

Keluarga penerima manfaat hadir beserta balita sebanyak sebelas orang.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

P2K2, Pentingnya Gizi 1000 hari pertama kehidupan, dan Cegah Stunting

Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Diikuti Keluarga Penerima Manfaat

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) dilaksanakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu di belakang E Warong Temas.

Jumlah keluarga penerima manfaat (kpm) hadir dua puluh dua orang.

Pertemuan rutin bulanan dimulai jam 10.00 sampai 12.00 WIB.


Beberapa bahasan materi pertemuan peningkatan kemampuan keluarga pentingnya gizi 1000 hari pertama kehidupan, cuci tangan, sanitasi lingkungan, dampak gizi bagi anak, ASI eksklusif cegah stunting.



1000 hari pertama kehidupan perlu diperhatikan bagi pertumbuhan bayi karena merupakan masa emas. Generasi sehat, cerdas dan tinggi sangat dipengaruhi asupan gizi yang dikonsumsi.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Ikuti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga, Memahami Perilaku Anak


Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) dilaksanakan di ds Pesanggrahan salah satu rumah keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Jumlah keluarga penerima manfaat (kpm) hadir tujuh belas orang.

Jumat 9 Agustus 2019, Pertemuan rutin bulanan dimulai jam 16.10 sampai selesai.

Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Nurjanah menyampaikan materi pengasuhan pada anak di rumah, memahami perilaku anak.

Pendamping sosial PKH Kota Batu 

Pendamping sosial Menyampaikan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (p2k2).

Beberapa bahasan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga diantaranya tips menjadi orang tua hebat, memahami perilaku anak, cara mengurangi perilaku anak di bawah dua tahun (membuat lingkungan aman, membatasi  anak nonton tv, mengalihkan perhatian anak, menjelaskan akibat perilaku buruk).

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan dampingan Nurjanah Kota Batu nampak mencatat materi yang disampaikan di pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.

Selanjutnya dijelaskan cara mengurangi perilaku buruk anak usia 2-8 tahun (menjelaskan akibat perilaku buruk anak, membuat aturan bersama anak, memberikan waktu untuk menenangkan diri dan berfikir, mengacuhkan tindakan yang tidak berbahaya dan hanya untuk menarik perhatian), mengurangi perilaku buruk anak memasuki usia remaja.



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Diikuti Keluarga Penerima Manfaat

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) dilaksanakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu di dekat SDIT Al Munawar.

Jumlah keluarga penerima manfaat (kpm) hadir dua belas orang.

Pertemuan rutin bulanan dimulai jam 14.30 sampai selesai.

Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Nurjanah menyampaikan materi pengasuhan pada anak di rumah, memahami perilaku anak.

Pendamping sosial Menyampaikan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (p2k2)

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Beberapa bahasan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga diantaranya tips menjadi orang tua hebat, memahami perilaku anak, cara mengurangi perilaku anak di bawah dua tahun (membuat lingkungan aman, membatasi  anak nonton tv, mengalihkan perhatian anak, menjelaskan akibat perilaku buruk).

Keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan dampingan Nurjanah Kota Batu nampak mencatat materi yang disampaikan di pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga

Selanjutnya dijelaskan cara mengurangi perilaku buruk anak usia 2-8 tahun (menjelaskan akibat perilaku buruk anak, membuat aturan bersama anak, memberikan waktu untuk menenangkan diri dan berfikir, mengacuhkan tindakan yang tidak berbahaya dan hanya untuk menarik perhatian), mengurangi perilaku buruk anak memasuki usia remaja.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono




Rapat Koordinasi Bulanan

Rapat koordinasi bulanan sumber daya manusia pelaksana Program Keluarga Harapan Kota Batu dilaksanakan di ruang rapat lantai dua Dinas Sosial Kota Batu. Rapat tersebut rutin dilaksanakan dan diikuti seluruh sumber daya manusia pelaksana Program Keluarga Harapan Kota Batu, Dinas Sosial serta perwakilan undangan Dinas Pendidikan.


Rapat koordinasi 



Kegiatan berlangsung mulai 08.30 - 11.00 WIB. Selama kurang lebih dua jam tiga puluh menit rapat koordinasi digelar rutin sebulan sekali.

Rapat koordinasi 


Kesempatan istimewa tersebut hadir kepala bidang perlindungan jaminan sosial dan kepala seksi serta undangan dari perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batu.

Beberapa hal bahasan pada rapat tersebut terkait pelaksanaan Program Keluarga Harapan Kota Batu, pembahasan graduasi, strategi graduasi ke depan, koordinasi pelaksanaan Program Indonesia Pintar dengan menghadirkan langsung sumber daya manusia pelaksananya sebagai bagian komplementaritas Program Keluarga Harapan.

Pendamping sosial yang sering bersentuhan dan komunikasi secara langsung dengan keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan menanyakan alur pencairan Kartu Indonesia Pintar dan penjelasan komprehensif lainnya.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), Pentingnya Gizi Bagi Ibu Menyusui, dan Cegah Stunting

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) atau family development session (fds) Program Keluarga Harapan Kota Batu diselenggarakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat di ds Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) rutin dilaksanakan sebulan sekali secara bergantian lokasi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dua belas keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan dampingan Delfia hadir di pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) atau family development session (fds).

Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan Kota Batu Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2




Peksos supervisor monitoring pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session
 Program Keluarga Harapan Kota Batu.



Pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dimulai 14.00 sampai 15.30 WIB, Kamis 8  Agustus 2019. Selama satu jam tiga puluh menit fasilitator menyampaikan materi tersebut.

                                                                                   Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2

Metode pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dengan ceramah, tanya jawab, serta diskusi dengan keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Media yang digunakan kertas, bolpoin, flipchart dalam pelaksanaan pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga.

Pentingnya gizi bagi ibu menyusui, cegah stunting disampaikan fasilitator diantaranya perilaku hidup bersih dan sehat, asupan gizi cukup, imunisasi menyusui dini (imd), minum 90 tablet darah selama masa kehamilan, imunisasi dasar lengkap dan pemberian vitamin A, pemeriksaan kesehatan secara rutin, persalinan di dokter atau bidan, cuci tangan, pemberian makanan pendamping ASI setelah usia enam bulan sampai dua tahun.



Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Cegah Stunting, Beri ASI Ekslusif

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) atau family development session (fds) Program Keluarga Harapan Kota Batu diselenggarakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat di ds Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Delapan belas keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan dampingan Indra Y. hadir di pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session.

Peksos supervisor monitoring pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dimulai 15.00 sampai 17.00 WIB, Rabu 7 Agustus 2019

Pentingnya gizi bagi ibu menyusui, cegah stunting disampaikan fasilitator diantaranya perilaku hidup bersih dan sehat, asupan gizi cukup, imunisasi menyusui dini (imd), minum 90 tablet darah selama masa kehamilan, imunisasi dasar lengkap dan pemberian vitamin A, pemeriksaan kesehatan secara rutin, persalinan di dokter atau bidan, cuci tangan, pemberian makanan pendamping ASI setelah usia enam bulan sampai dua tahun.

Peksos supervisor memberikan pertanyaan materi kesakitan pada Anak dan Kebersihan Lingkungan Serta Hepatitis A agar keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu dampingan Indra Y bisa mengetahui pengetahuan materi family development session atau pertemuan peningkatan kemampuan keluarga masih diingat dan dipraktikkan atau belum.






Peksos supervisor PKH Kota Batu

Moch. Ferry Dwi Cahyono

Penting Gizi Ibu Menyusui, dan Cegah Stunting

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) atau family development session (fds) Program Keluarga Harapan Kota Batu diselenggarakan di salah satu rumah keluarga penerima manfaat di kampung KB Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Delapan belas keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan dampingan Chychy AIY hadir di pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session.


Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan Kota Batu

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan Kota Batu


Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan Kota Batu (melihat film pentingnya gizi bagi ibu hamil)


Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga Program Keluarga Harapan Kota Batu (melihat film posyandu)

Peksos supervisor monitoring pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga atau family development session Program Keluarga Harapan Kota Batu.

Pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga dimulai 14.00 sampai 16.00 WIB, Rabu 7 Agustus 2019

Pentingnya gizi bagi ibu menyusui, cegah stunting disampaikan fasilitator diantaranya perilaku hidup bersih dan sehat, asupan gizi cukup, imunisasi menyusui dini (imd), minum 90 tablet darah selama masa kehamilan, imunisasi dasar lengkap dan pemberian vitamin A, pemeriksaan kesehatan secara rutin, persalinan di dokter atau bidan, cuci tangan, pemberian makanan pendamping ASI setelah usia enam bulan sampai dua tahun.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono



ASI Eksklusif Bisa Cegah Stunting

Family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) Selasa 6 Agustus 2019 salah satu rumah keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan di ds Gunungsari Kota Batu.

Keluarga penerima manfaat hadir dua puluh dua peserta Program Keluarga Harapan salah satu dampingan Fifi S.

Pelaksanaan family development session dilaksanakan mulai 13.00 sampai selesai.

Metode yang disampaikan oleh pendamping sosial ceramah, tanya jawab, diskusi ketika pelaksanaan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).

Alat yang digunakan dalam penyampaian pertemuan bulanan menggunakan media laptop, sound sistem, modul dan ringkasan materi pentingnya ibu menyusui dan Stunting.


Keluarga penerima manfaat Ikuti Family development session


Monitoring family development session

ASI eksklusif bisa diintervensi dengan sepuluh langkah, ibu hamil mendapat tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan, pemberian makanan tambahan, pemenuhan gizi, persalinan dengan dokter/bidan, imunisasi menyusui dini, perilaku hidup bersih dan sehat, posyandu, imunisasi dasar lengkap dan vitamin, makanan pendamping ASI diatasi 6 bulan hingga dua tahun.

Sebagian besar keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan Kota Batu dampingan Fifi S memperhatikan materi pemberian ASI oleh ibu menyusui.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono




Cegah Stunting, Berikan ASI Eksklusif

Family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2) Selasa 6 Agustus 2019 salah satu rumah keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan di ds Gunungsari Kota Batu.

Keluarga penerima manfaat hadir dua puluh satu peserta Program Keluarga Harapan salah satu dampingan Fifi S.

Pelaksanaan family development session dilaksanakan mulai 13.00 sampai selesai.

Metode yang disampaikan oleh pendamping sosial ceramah, tanya jawab, diskusi ketika pelaksanaan family development session (fds)/pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2).

Alat yang digunakan dalam penyampaian pertemuan bulanan menggunakan media laptop, sound sistem, modul dan ringkasan materi pentingnya ibu menyusui dan Stunting.

Pendamping sosial giat family development session (fds)

Keluarga penerima manfaat Ikuti Family development session

Monitoring family development session

ASI eksklusif bisa diintervensi dengan sepuluh langkah, ibu hamil mendapat tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan, pemberian makanan tambahan, pemenuhan gizi, persalinan dengan dokter/bidan, imunisasi menyusui dini, perilaku hidup bersih dan sehat, posyandu, imunisasi dasar lengkap dan vitamin, makanan pendamping ASI diatasi 6 bulan hingga dua tahun.

Peksos supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono



Pentingnya Gizi untuk Ibu Menyusui dan Balita, Cegah Stunting

Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (p2k2)/family development session (fds) dilaksanakan di salah satu keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu. 

Pertemuan rutin bulanan dimulai 16.00 - 17.15 WIB Selasa 5 Agustus 2019 diikuti lima belas keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan Kota Batu.


Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Family Development Session (fds)

Keluarga penerima manfaat Ikuti Family Development Session (fds)

Pendamping sosial Program Keluarga Harapan Oky sebagai fasilitator memandu keluarga penerima manfaat menjawab pertanyaan yang telah diberikan Peksos supervisor materi sebulan sebelumnya.

Harapannya keluarga penerima manfaat (kpm) Program Keluarga Harapan memahami materi kesakitan pada anak dan kebersihan lingkungan, Hepatitis A.

Pekerja sosial supervisor PKH Kota Batu
Moch. Ferry Dwi Cahyono

Mengenal Sunting

Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. 

Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.

Kondisi kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat kehamilan serta setelah persalinan mempengaruhi pertumbuhan janin dan risiko terjadinya stunting. Faktor lainnya pada ibu yang mempengaruhi adalah postur tubuh ibu (pendek), jarak kehamilan yang terlalu dekat, ibu yang masih remaja, serta asupan nutrisi yang kurang pada saat kehamilan. 

Kondisi ibu sebelum masa kehamilan baik postur tubuh (berat badan dan tinggi badan) dan gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting. Remaja putri sebagai calon ibu di masa depan seharusnya memiliki status gizi yang baik.

Nutrisi yang diperoleh sejak bayi lahir tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhannya termasuk risiko terjadinya stunting. Tidak terlaksananya inisiasi menyusu dini (IMD), gagalnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, dan proses penyapihan dini dapat menjadi salah satu faktor terjadinya stunting. Sedangkan dari sisi pemberian makanan pendamping ASI (MP ASI) hal yang perlu diperhatikan adalah kuantitas, kualitas, dan keamanan pangan yang diberikan.

Kondisi sosial ekonomi dan sanitasi tempat tinggal juga berkaitan dengan terjadinya stunting. Kondisi ekonomi erat kaitannya dengan kemampuan dalam memenuhi asupan yang bergizi dan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil dan balita. Sedangkan sanitasi dan keamanan pangan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi

Upaya Pencegahan 
Dampak yang ditimbulkan stunting dapat dibagi menjadi dampak jangka pendek dan jangka panjang. Dampak Jangka Pendek. – Peningkatan kejadian kesakitan dan kematian; Perkembangan kognitif, motorik, dan verbal pada anak tidak optimal; dan – Peningkatan biaya kesehatan. 

Dampak Jangka Panjang. Postur tubuh yang tidak optimal saat dewasa (lebih pendek dibandingkan pada umumnya); Meningkatnya risiko obesitas dan penyakit lainnya; Menurunnya kesehatan reproduksi; Kapasitas belajar dan performa yang kurang optimal saat masa sekolah; dan – Produktivitas dan kapasitas kerja yang tidak optimal. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menetapkan stunting sebagai salah satu program prioritas. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, upaya yang dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting di antaranya sebagai berikut: Ibu Hamil dan Bersalin  Intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan; Mengupayakan jaminan mutu ante natal care (ANC) terpadu; Meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan; Menyelenggarakan program pemberian makanan tinggi kalori, protein, dan mikronutrien (TKPM); Deteksi dini penyakit (menular dan tidak menular); Pemberantasan kecacingan; Meningkatkan transformasi Kartu Menuju Sehat (KMS) ke dalam Buku KIA; Menyelenggarakan konseling Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif; dan Penyuluhan dan pelayanan KB.  

Daftar Pustaka :

Buku Saku Stunting Kementerian Kesehatan

Workshop Komplementaritas Diikuti Dinsos, Peksos Supervisor Program Keluarga Harapan

Berlokasi di Hotel Haris Kota Pahlawan undangan workshop komplementaritas Program Keluarga Harapan dilaksanakan mulai 1 sampai 3 Agustus 2019.

Kegiatan workshop komplementaris diinisiasi oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dihadiri 100 undangan terdiri dari delegasi Dinas Sosial Kabupaten Kota yang membidangi bantuan sosial dan pekerja sosial supervisor Program Keluarga Harapan 38 kabupaten kota.

Pelaksanaan kegiatan workshop komplementaritas Program Keluarga Harapan dimulai dan dibuka hari pertama langsung oleh sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Selain itu turut serta kepala bidang perlindungan jaminan sosial, serta dipandu secara komprehensif oleh lima koordinator wilayah di Jawa Timur.

Kepala bidang perlindungan dan Jaminan Sosial Provinsi Jawa Timur menyampaikan data terbaru mengenai keberhasilan capaian pengurangan angka kemiskinan di Jawa Timur melalui Program Keluarga Harapan.


Kemudian data graduasi baik mampu, mandiri dan sejahtera  mandiri di 38 kabupaten kota di Jawa Timur juga diurai dalam kegiatan workshop komplementaritas Program Keluarga Harapan.

Pendampingan graduasi (keluar dari kepesertaan) oleh pendamping sosial Program Keluarga Harapan dipandu peksos supervisor turut serta memberikan andil besar secara komprehensif dalam melaksanakan kinerja.

Kepala biro perekonomian Provinsi Jawa Timur juga menyampaikan program yang bisa dijadikan jejaring untuk mereka peserta graduasi (keluar kepesertaan). Program tersebut diantaranya melalui akses penyerapan informasi akses usaha mandiri dengan mengakses laman situs yang telah disediakan oleh bidang biro perekonomian Provinsi Jawa Timur.

Workshop komplementaritas menjadi semakin menarik karena juga dilakukan focus group discuss (FGD) melibatkan Dinas Sosial kabupaten kota, pekerja sosial supervisor diarsiteki langsung oleh koordinator wilayah dan dicatat langsung diskusi oleh administrasi pangkalan data, seperti misalnya pada kelompok satu membahas kendala penyebab dan solusi komplementaritas baik kepemilikan bantuan  pangan non tunai (bpnt), program Indonesia pintar (PIP), jaminan kesehatan nasional (jkn).
Pemaparan hasil diskusi komplementaritas Program Keluarga Harapan yang dilaksanakan di Kota Surabaya (Hotel Haris) selanjutnya menjadi bahan lampiran yang akan disampaikan ke Kementerian Sosial.

Koordinator Regional Jawa Program Keluarga Harapan memandu pelaksanaan pemaparan hasil diskusi komplementaritas tersebut.











Pekerja sosial supervisor PKH

Kota Batu, Moch. Ferry Dwi Cahyono

Kategori

Kategori