Webinar III, Wahana Aksi Covid 19

Jumlah peserta : 130 Peserta

Tanggal : 7 April 2020

Waktu pelaksanaan : 10.00 - 12.00

Moderator : Dr.Puji Pujiono, MSW.

Pengantar dari penyelenggara

Pertemuan ini diselenggarakan oleh Tim Kecil1 dari Webinar sebelumnya. Disebut sebagai Wahana Aksi Pekerjaan Sosial untuk COVID-19, rencananya Webinar ini dilaksanakan berkala sebagai platform yang terbuka bagi semua anggota keluarga profesi Pekerjaan Sosial untuk berbagi informasi, membangun strategi, menggali peluang pelayanan, serta membangun semangat dan kompetensi korps dalam merespon COVID-19. Dengan sifatnya yang lintas jaringan, lintas lembaga dan lintas sektor, webinar dapat dilanjuti dengan pertemuan sektoral dan sesi-sesi pelatihan khusus.


Tinjauan pertemuan sebelumnya

Merespon pada makin meningkatnya kasus suspect covid- 19 tidak menutup kemungkinan gejolak stigma negatif bagi mereka yang terdampak covid-19 semakin meningkat juga. Kepanikan yang terjadi di masyarakat membuat kondisi semakin tidak kondusif. Adanya penolakan jenazah sampai pengusiran tenaga medis di tempat domisilinya semakin memperlihatkan ketakutan dan kurangnya pemahaman masyarakat Indonesia. Bertebarannya berita hoax di media sosial semakin membuat banyak masyarakat yang tersesat akan fakta mengenai kasus pandemi covid-19.

Pembukaan dari Pak Tata ( Sve The Children): Resiko kasus covid-19 saat ini dapat dibagi menjadi 4 bagian yaitu Resiko Tinggi ( Suspect Covid-19), resiko sedang ( PDP, ODP, dan OTG), resiko rendah (para pekerja yang Work From Home) dan resiko kurang ( tenaga layanan sosial lainnya). Dari keempat resiko ini mempunyai cara intervensi yang berbeda pula. Pelayanan yang diberikan seperti, dukungan psikososial, rehabilitasi, konseling, layanan rujukan dan bantuan sosial lainnya.

Narasumber

Prof. Adi Fahrudin : Setting dalam pekerjaan sosial yang tepat adalah pekerjaan sosial medis atau biasa disebut dengan Public Health Social Work khususnya berhubungan dengan pelayanan sosial pandemi covid-19. Sangat disarankan pada kondisi saat ini para pekerja sosial dapat memberikan pelayanan edukasi psikososial kepada masyarakat untuk merespon kejadian-kejadian sosial yang terjadi ditengah masyarakat. Ada empat tingkatan kondisi psikis klien yang dapat terjadi pada individu yang mengalami dampak pandemi ini. Pertama/minggu pertama klien dapat mengalami stres/panic stres. Kondisi ini dapat dilihat dari ketakutan masyarakat akan tingginya penyebaran covid-19. Kedua anzieti/ kepankan yang berlalu. Lalu pada tingkatan lanjutan akan mengalami depresi dan akan berdampak pada ketraumaan. Sangat disarankan agar untuk menyediakan layanan hotline via telepon karena tidak semua.


EmoticonEmoticon